Laman

Monday, 27 February 2012

Strategi Dalam Berdo'a

(Gambar dikutip dari sini)
Berdo'a sudah menjadi rutinitas bagi kaum muslim sebagai wujud rasa syukur dan penghambaan pada Allah Azza Wajalla yang maha segalanya. Namun, kebanyakan orang berdo'a jika dalam kondisi susah atau menginginkan sesuatu ya.. manusiawi banget sih tapi agak keterlaluan memang. EmangNya Tuhan ntu kayak obeng apa di cari kalau pas butuh aja tentu tidak kan. Jadi mualai sekarang susah dan senang tetap harus berdo'a sebagai wujud rasa syukur dan ingat pada Allah.
Ngomong-ngomong so'al do'a, setiap orang memiliki do'a dan permintaan yang berbeda-beda dan kadang do'a kita ada yang disegerakan atau diganti dengan sesuatu yang sepadan namun jarang kita sadari. Pada kesempatan kali ini somen ingin coba menulis tentang strategi dalam berdo'a bagi temen-temen yang do'aNya ditunda-tunda atau cukup lama ditahan ma Allah. Semua ini saya dapatkan pas kajian rutin hari rabu minggu kemaren kebetulan Ustad membacakan sebuah hadist yang keren dari Rosulullah sebagai berikut:

"Do'a seorang muslim untuk saudaranya dari kejauhan (tidak berhadapan) adalah mustajab (terkabulkan), di atas kepalanya ada seorang malaikat yang mewakili, setiap mendoakan kebaikan untuk saudaranya, berkatalah sang malaikat itu : Semoga doamu itu dikabulkan dan bagimu yang semisalnya." 
(Shahih:Shahihul Jami' no:3381 dan Muslim IV:2094 no:2733)

Coba kita cermati dan baca secara teliti dan baik-baik hadist tersebut. Do'a model kayak dini yang mengamini malaikat kawan, bukan main-main dan ini dijamin dan disampaikan oleh Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi Wa'Sallam. Coba kita merenung bersama dan mengingat setiap ucapan atau lantunan do'a kita...

Bisa ditebak pasti sangat egois dalam berdo'a dan cenderung mendo'akan diri sendiri dan tidak mendo'akan orang lain. EHm.. contohnya, Ya Rabb berikanlah hambamu kemudahan dalam mencari Rizki, Berikanlah hambamu tempat terindah di syurgamu dan berikanlah hambamu kemudahan dalam mendapatkan jodoh wanita yang sholihah dan model-model do'a yang semisalanya. Kalau do'a model kayak gini gak sampai-sampai dan belum dijawab maka harus diganti strateginya, karena Do'a model beginian saya belum dapat referensi kalau yang meng-amini malaikat. Bandingkan dengan do'a model kayak hadist di atas.

Perhatikan kata-kata pada kalimat "Semoga doamu itu dikabulkan dan bagimu yang semisalnya."  dengan mendo'akan saudara-saudara kita dimana orang yang kita do'akan tidak tahu maka kita mendapatkan dua sisi yang  sangat menguntungkan. Pertama kita mendo'akan orang lain dan insyaallah dapat pahala serta ada jaminan do'a-nya mustajabah, yang ke-2 kita dijanjikan ma Allah mendapatkan yang semisalnya dalam artian kita juga mendapatkan seperti apa yang kita do'akan buat saudara kita. Jadi mulai sekarang kita rubah cara berdo'a kita biar do'a kita mustajabah kawan.

Ya Rabb berikanlah kemudahan rizki pada saudaraku si fullan karena hidupnya sengsara terus Ya Rabb..
Ya Rabb mudahkanlah jodoh saudaraku si fullan, umurnya sudah 30 tahun lebih maka berikanlah wanita yang sholih sebagai penyempurna separuh agamanya.
Ya Rabb berikanlah saudaraku si fullan ampunan dan syurga terindah karena amalnya yang begitu besar

Ya kira-kira seperti itu gaya berdo'a yang bagus yang dijamin dihadist tersebut, begitu keterangan dari Ustad kemaren. Bahkan ada cerita ketika murid salah satu ustad terkenal zaman sahabat lapor, Ustad saya ini sudah berdo'a siang malam tidak henti-henti tapi kok Allah belum menjawab do'a saya ya?? Ustad menyarankan untuk merubah gaya berdo'anya yang awalnya mendo'akan dirinya saja namun dirubah mendo'akan saudara-saudaranya dan alhamdulilah tidak lama setelah itu beliau mendapatkan apa yang dia do'akan buat saaudaranya.

Wallahu'alam.. hanya Allah yang maha tahu dan berkuasa atas segalanya..
selamat mencoba dan semoga Allah segera menjawab do'a-do'a kita semua.. Amin.. 3x