Laman

Sunday, 12 February 2012

Ijinkan Aku Mencintaimu Semampuku



Jika cinta karena 'Harta' maka ketika Allah mengambil Harta tersebut hancurlah mahligai cinta


Jika cinta karena kedudukan dan pangkat maka ketika hal tersebut dicabut oleh Allah maka musnahlah jalinan cinta..


Jika cinta dibangun karena kehormatan dan silsilah keluarga, ketika dengan sekejap Allah menjatuhkan ke-level terendah maka bangunan cinta akan runtuh..


Jika cinta dirajut karena ketampanan/kecantikan elok rupa, maka ketika semuanya berubah menjadi keriput berhamburanlah yang didapat dan rajutan cinta akan sirna dengan sirnanya elok rupa yang hanya sementara...

Dan semua cinta yang dibangun dan dijalin karena titipan Allah Azza Wajalla yang hanya sementara maka cinta itu juga sekejap saja akan hanyut dan sirna seiring hilangnya titipan dunia yang hanya sementara...


Aku tidak kaya raya dan punya harta yang melimpah
Aku tidak tampan dan rupawan
Aku tidak mulya dengan pangkat dan kedudukan yang mentereng
Aku tidak berasal dari keluarga konglomerat dan terhormat
Aku tidak pintar dan cerdas layaknya profesor


Tapi Ijinkan Aku Mencintaimu Semampuku
Aku tidak punya harta melimpah memang tapi percayalah Allah yang akan mencukupi rizki kita
Aku tidak tampan, Aku tidak berpangkat, Aku tidak dari golongan terhormat, dan Aku juga tidak terlalu pintar Namun percayalah Insyaallah aku memiliki bekal yang cukup yang bisa membimbingmu serta anak-anak kita dan menjadikan keluarga kita terhormat dan mulia dihadapan Rabb sang pencipta kita Allah Azza Wajalla...


Ya Rabb Ijinkan aku bahagia bersamanya
Ijinkan Aku menjadi Imam baginya
Mudahkanlah langkah ini jika dengan bersatunya kami menjadi kebaikan bagi agamamu
Berikan kami kepercayaan satu sama lain bahwa alasan kami ingin bersatu karena hanya mengharap Ridhamu dan Rahmatmu..
Jadikanlah dalam jiwa-jiwa kami sebuah benih cinta satu sama lain karenaMu bukan karena yang lain...


Dedicated to some one yang beruntung jika membangun cinta tidak karena nafsu belaka..
hehheeee.....
salam penuh cinta dan damai
somen_49