Laman

Saturday, 20 November 2010

1 Bulan Telah Berlalu...

Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, sudah satu bulan aku menjalani dunia baru dalam hidupku. Suka duka menjalani profesi sebagai seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta telah lewat satu bulan. Perasaan baru kemaren tanggal 02 oktober saya di kukuhkan di Graha ITS sebagai sarjana muda dengan mengemban amanah baru dg label 'ST'.Yang jadi permasalahan bagiku bukanlah gelar baru yang aku peroleh namun mampukah saya bertanggung jawab atas ilmu yang aku dapatkan dan membawa nama ST yang sesungguhnya di fase kehidupan yang orang banyak bilang fase kehidupan yang sesungguhnya.

Aku sangat bersyukur karena ALLAH memberikan aku beasiswa ikatan dinas yang tentunya setelah lulus aku harus kerja di perusahaan yang telah memberi aku beasiswa. Awalnya hati ini dangat menolak untuk menerima beasiswa ikatan tersebut, karena perusahaan yang memberi beasiswa bukanlah perusahaan yang aku inginkan. Namun keadaan yang telah memaksa aku untuk mengambil jalan ini. Toh waktu aku berdo'a ya ALLAH berikan aku pekerjaan sebelum ambamu ini lulus dari kuliah. Dan aku menganggap ini adalah jawaban dari do'aku. Aku mencoba untuk bersyukur dan menjalaninya denga segala semgat dan kecintaan yang aku miliki pada pekerjaan ini. Karena dengan rasa cinta terhadap pekerjaan yang saya jalani saya yakin semuanya terasa ringan dan tidak ada yang berat.

Banyak bermunculan opini yang berbeda-beda ketika aku memutuskan untuk mengambil pilihan hidup ini. Ada beberapa pihak yang menyayangkan dan menganggap ini keputusan yang sedikit konyol, karena mereka beranggapan eman-eman orang kayak somen bekerja di perusahaan tempat aku bekerja ( PD mod on :D ). Tapi aku menanggapinya dengan senyum indah, karena aku yakin dengan rencana dan strategi hidup yang aku buat.Mereka bebas beropini dan berpendapat apapun karena mereka tidak berada di posisi saya sekarang. Toh apapun yang mereka omongkan juga belum tentu benar karena mereka juga belum pernah menjalaninya. Ada beberapa orang yang pro dengan keputusanku, mereka sedikit bangga dan menyuruhku untuk bersyukur dan menjalaninya dengan baik. Karena mereka beranggapan saya sangat beruntung mendapatkan beasiswa dan tidak repot-repot menjadi JOB SEECKER setelah di wisuda.

Dari pendapat dan saran dari keduabelah pihak yang Pro dan Kontra saya belajar banyak hal tentang kehidupan. Satu hal yang terpenting buat saya adalah jalani semuanya dengan rasa cinta dan iklas karena dengan hal tersebut semuanya tidak ada yang berat. Lakukan apapun yang itu memang kehendakmu bukan opini atau pengaruh dari luar. Karena suatu hal yang hebat di dalam kehidupan kita adalah berasal dari diri kira pribadi ( Istilah kerenya In to Out ) yaitu pengaruh dari dalam menimbulkan tindakan yang positif dalam hidup kita. Syukuri semua apa yang kita punya, karena jika selalu menuruti kurang dan kurang maka manusia tidak akan pernah bisa berhenti dan jika tidak mampu mengendalikan diri bisa di perbudak dunia. Karen itulah insting manusia, " Kekurangan Manusia Adalah Kebutuhan Manusia " jadi akan terus kurang dan kurang, untuk itu bersyukur adalah kuncinya agar hidup ini terasa indah dan kita tidak di perbudak dunia.

Telah satu bulan aku berkerja, banyak aku temukan keluarga baru dan saudara yang sangat baik-baik di lingkungan kantor. Mereka begitu ramah dan baik hati begitpun atasan saya. Semua yang saya alami sangat berbanding terbalik dengan opini yang selam ini orang bilang bahwa kerja di perusahaan itu keras, sengasara begini begitu dan tetek bengek yang lainnya. Di sini aku begitu nyaman dengan teman-teman baru yang baik, Nuansa ibadah yang sangat kental kajian rutin, sholat berjamaah dan saling mengingatkan satu sama lain ketika sudah waktunya sholat. Dari sini aku bisa mengambil sedikit pelajaran " Janganlah kita memberikan opini yang negatif jika kita belum menjalaninya dan janganlah kita percaya dengan kata-kata yang masih belum pasti, kata-kata yang sumbernya katanya si A,B,C,D.......Z." katakan sesuatu jika memang kita sudah pernah menjalaninya.

Harapan besar menggebu di hati dan otakku untuk menggunakan otakku yang telah berbulan-bulan menganggur paska sidang tugas akhir. Saya berpikir akan memeras otaku di dunia kerja nantinya dan membandingkan ilmu yang aku dapat di bangku kuliah dengan di dunia industry. Namun semuanya berkata lain, Aku jalani hari-hariku yang sudah satu bulan hanya untuk belajar dan belajar. Ataukah itu software baru dan istilah-istilah baru yang sangat asing di pikiran aku. Sebagai seorang fresh Graduate ternyata aku tidaklah jauh beda dengan gelas yang masih sedikit berisi. Aku harus banyak belajar agar bisa berguna di waktu sibuk kelak. Antara beruntung dan tidak masuk keperusahaan di akhir tahun seperti saya. Beruntungnya semua karyawan banyak yang ngaggur karena masa produksi lagi longgar sehingga aku bisa banyak diskusi dan bertanya-tanya tentang hal yang baru Namun di sisi lain rasa nganggur dan sedikit makan gaji buta kaang membuat pikiran dan hati ini rasanya pingin berontak dan keluar. Ya mungkin itulah manusia, yang sibuk pengen nnganggur dan yang nganggur  pingin sibuk. Semoga di bulan berikutnya otakku sudah bisa sedikit berguna dan mulai ada pekerjaan yang di amanahkan ke saya. Kata beberapa rekan kerja Nikmati masa ngaggurmu somen sebelum masa sibukmu di awal tahun nanti, bisa-bisa kita lembur sampek malam terus'. Mendengar kalimta itu membuat aku semakin tidak sabar untuk menghadapi masa-masa itu.

sudah cukup panjang ternyata cerita 1 bulan, meskipun sedikit nglantu sana sini ya inilah sekelumit cerita dunia baru somen. kalau di ceritakan detail capek nulisnya..heheee..
beberapa point penting dalam hidup ini adalah:
  1. Bersyukurlah atas segala nikmat yang d berikan oleh ALLAH.
  2. Cintailah pekerjaanmu meskipun itu bukan pekerjaan yang kau inginkan, agar semuanya tidak menjadi beban.
  3. Jalani semuanya dengan senang hati dan mengharap ridho dari ALLAH.
  4. Jadilah dirimu sendiri dan percayalah dengan keputusanmu, jangan terlalu kau dengarkan opini dan pendapat orang lain. Yakinlah selama apa yang kau ambil tidak keluar dari syariat dan jalan yang benar. Mereka bisa berpendapat ini itu karena mereka tidak berada di posisi yang kita alami.
Semangat adalah yang harus selalu kita lakukan dan janganlah pernah berhenti berjuang SOMEN.....!!!!