Laman

Friday, 24 September 2010

Bertanggung jawablah dengan mimpi-mimpimu..!!

Setiap orang berhak dan bebas untuk bermimpi atau memiliki suatu cita-cita di dalam hidupnya. Janganlah pernah takut untuk bermimpi meskipun terkadang mimpi itu terasa sulit dan hampir tidak mungkin untuk kita wujudkan. Karena dengan bermimpi kita bisa mencapai suatu yang luar biasa pada hidup kita. Tapi janganlah hanya sekedar menjadi seorang pemimpi belaka layaknya katak dalam tempurung *gak nyambung bung hehe..* karena hal itu akan membuat kita menjadi seseorang yang tidak bisa berkembang dan hanya akan terbelenggu dengan mimpi-mimpi kita. Dengan puluhan mimpi yang kita miliki maka mimpi tersebut akan membimbing dan mengarahkan kita untuk menjalani hidup ini lebih bersemangat dan terarah karena kita ingin mewujudkan mimpi-mimpi yang telah kita ukir kuat di dalam hati dan pikiran kita. 

Mimpi memiliki pengaruh dan kekuatan yang luar biasa di dalam mengarahkan hidup kita agar lebih baik ( tentunya kekuatan tersebut datangnya dari allah swt ). Di masa kecil kita sering di lontarkan pertanyaan oleh orang tua kita maupun guru TK. “Adik-adik besuk kalau sudah besar pingin jadi apa?” pertanyaan klasik yang kelihatanya sederhana tapi penuh makna. Ketika pertanyaan tersebut mulai di lontarkan, teriakan anak-anak kecil yang masih polos saling bersautan dan berlomba-lomba ingin menjawab duluan dan tidak mau kalah denga temanya yang lain. Ada yang ingin jadi dokter, polisi, tentara, guru, pengacara, pilot, pemain sepak bola dan masih banyak cita-cita yang lainya ( ya meskipun agak aneh sih masih anak-anak kok sudah pingin jadi kayak gituan, kok gak pingin jadi power rangers, batman, superman, avatar upin ipin dan tokoh kartun lain yang biasa mereka lihat). Tidak ada satupun dari mereka yang ingin menjdai seorang pengemis, gelandangan, pencuri, perampok, penjual narkoba, PSK, koruptor, penipu dan profesi criminal yang lainya. Jawaban jujur mereka yang mengikuti insting dan naluri membuat mereka semangat untuk sekolah dan ingin selalu berprestasi di dalam kelas. Bapak ibu guru menyuruh kita menulis cita-cita dan mimpi kita di dalam kertas dan menggantungya di kelas dan di kamar tidur kita agar kita selalu ingat dengan mimpi tersebut dan membuat kita semangat dalam hidup sehingga kita punya target dan tujuan yang jelas. Meskipun di masa kecil kita hanya melakukan karena di suruh para guru yang baik hati bukan karena keinginan kita sendiri.

Dengan seiring bertambahnya waktu detik demi detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun kita tumbuh secara perlahan-lahan menjadi sosok yang berbeda satu sama lain. Yang ingin menjadi dokter mengambil pendidikan dokter, yang ingin menjadi guru mengambil pendidikan guru, yang ingin menjadi tentara  dan polisi mengikuti pendidikan akademi militer dan polisi, yang ingin menjadi pemain bola, pilot, pengacara dan yang lain juga mengambil bidangnya masing-masing. Coba kita bayangkan jika tidak pernah ada mimpi-mimpi yang ingin kita capai dalam hidup ini, tentunya hidup ini sangat kacau dan banyak sekali penyesalan-penyesalan karena kita bayak melakukan hal yang sia-sia dalam hidup ini, hura-hura dan bersenang-senang tanpa terasa umur sudah tua. Jadi bisa kita simpulkan bahwa mimpi itu sangat penting dalam hidup ini. Tapi mengapa masih ada perampok, pencuri, pemerkosa, PSK, pengemis, pengamen, penjual narkoba dan lainya yang beberapa dari mereka memiliki pendidikan yang cukup tinggi apalagi para KORUPTOR dan PENJUAL NARKOBA, tentunya itu semua bukanlah cita-cita ketika mereka masih kecil. Siapakah yang salah dari itu semua? Apakah ini yang dinamakan keseimbangan dalam kehidupan? Ada baik ada jahat, ada kaya ada miskin, ada pinter ada bodoh dan ada…dan ada….. Terus kalau tidak ada perampok, pencuri, penjual narkoba, koruptor dan tindakan criminal lainya POLISI kerjanya apa? Kalau semua sehat para dokter makan apa? Kalau semua kaya siapa yang jadi kuli? Kalau semua miskin siapa yang beramal? Kalau pertanyaan seperti itu di lanjutkan terus menerus rasanya ada hal yang agak aneh bukan? Mengapa semua itu bias terjadi? Apakah sudah sebuah takdir dari hidup kita masing-masing? Rasanya sangat tidak adil kalau harus menyalahkan takdir, karena allah tidak pernah menciptakan makluk dalam kondisi sesat, jahat, miskin, kaya tetapi kita di lahirkan dalam kondisi yang sama satu sama lain dan kita di beri kesempatan yang sama untuk tumbuh menjadi pribadi yang seperti apa. Diri kita masing-masinglah yang menentukan kita ingin jadi pribadi yang seperti apa.

Munculnya banyak hal yang melenceng dalam hidup ini merupakan akibat dari “rasa kurang bertanggung jawab manusia dengan mimpi-mimpi” yang telah mereka buat dan miliki. Mimpi tersebut hanya sekedar di gantung tinggi-tinggi dan tidak pernah berusaha untuk di capai dan di wujudkan. Dan yang mereka pikirkan hanyalah jalan pintas dan mudah untuk mencapai mimpinya *kalu ada yang mudah kenapa di persulit bung.. (slogan yg agak aneh)*.  Apakah semua mimpi itu harus terwujud? Sebisa mungkin harus..harus..dan harus.. kalu toh tidak bisa terwujud tentunya kita tidak hanya memiliki satu mimpi bukan, masih banyak puluhan, ratusan dan bahkan jutaan mimpi yang kita miiki. Di dalam hidup hal yang harus kita persiapkan adalah kita harus siap dengan suatu kondisi di mana banyak kejadian-kejadian yang terjadi di luar harapan dan keinginan kita. Jika tidak siap dengan kejadian tersebut maka kita akan musnah. Ketika semuanya mulai berubah kita juga harus siap dengan perubahan tersebut dan segera beradaptasi secepat mungkin. Layaknya jika kita mengalami kegagalan dalam meraih salah satu mimpi yang telah kita rencanakan kita harus segera bangkit dan menyusun setrategi yang lain yang tentunya belajar dari kegagalan yang telah terjadi. Karena di dalam hidup ini tidak ada yang ideal sehingga hanya orang-orang yang selalu siap menghadapi perubahan dan siap untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut yang akan mampu bertahan dengan mimpi-mimpinya.

“ mimpi adalah kunci untuk menaklukan dunia “ sepenggal lirik dari NIDJI dan tentunya harus di kombinasikan dengan “ sabar….sabar…..sabar…dan jangan menyerah….. karena tak ada manusia yang terlahir sempurna “

“Hanya Mereka Yang Berani Gagal Yang Dapat Meraih Kesuksesan” (Robert F.Kennedy)

“Setiap pria dan wanita yang sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan berkerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka” (H. Jackson Brown,Jr)

somen 24/09/2010