Laman

Sunday, 19 December 2010

Aku Tidak Bodoh

“ Setiap orang punya mimpi, Dari mimpi timbulah harapan, Setiap orang harus bermimpi
Karena dengan mimpi manusia punyu tujuan dan harapan yang harus di wujudkan ”

Pada saat kita masih kecil begitu banyak orang yang selalu memuji kita, orang tua kita, keluarga kita, tetangga kita bahkan setiap orang yang melihat kita di kala kita masih balita dan anak-anak  mereka selalu memuji kita. Karena begitu lucunya dan polosnya di kala kita masih bayi, mulai tengkurap, merangkak dan perlahan mulai berjalan. Meskipun kita sediki nakal, rewel, merepotkan tetapi mereka tetap senang dan selalu memuji kita seperti apapun kondisi kita. Mereka selalu mengelu-elukan bahwa kita lucu, imut, manis, cantik,ganteng, duh pinternya dan aneka macam pujian mendarat pada sosok anak yang masih lugu dan imut. Pujian mereka menguatkan kita untuk terus bersemangat tumbuh perlahan, terus berusaha, tertawa, jatuh bangun belajar berjalan hingga kita bisa berjalan. Sekali lagi pujian, dukungan dan semangat mereka yang menguatkan kita hingga bisa berlari dan tumbuh dewasa.

Namun seiring bertambahnya waktu pujian, dukungan , dan sanjungan itu perlahan berkurang dan berubah menjadi makian, umpatan bahkan terkadang muncul kata-kata yang dapat meruntuhkan semangat kita. Ketika kita sudah mulai beranjak gede mulai terdengar kata-kata bodoh, anak nakal, anak gak berguna, anak tidak berbakti dan banyak kata-kata aneh yang dulunya tidak pernah mendarat pada diri kita. Mereka lebih banyak menuntut kita untuk menjadi yang terbaik, bisa ini, bisa itu, harus gini, harus gitu, ujian harus dapat nila A, harus pinter Fisika, Matematika, Rajin Sholat, Mengaji, menjadi orang sukses, ketrima di sekolah favorit, kuliah sampai S1, S2, S3, menjadi orang yang sukses dan membanggakan orang tua.

Begitu banyak tuntutan mereka, tapi sayangnya tidak banyak yang mereka contohkan pada kita bagaimana agar bisa menggapai itu semua, tidak banyak yang bisa menjadi seeorang figure dan contoh yang ideal bagi kita. Seorang ayah melarang anaknya merokok tapi dia merokok, mereka menyuruh kita rajin sholat, tidak pulang malam tapi mereka tidak melakukan apa yang mereka lakukan. Sering kali mereka memaksakan apa yang mereka inginkan tanpa mau mendengarkan dan mengetahui bakat apa yang ada pada diri seorang anak. Seorang anak tidak jago matematika di paksa untuk bisa matematika di leskan habis-habisan seolah-olah kalu tidak bisa matematika tidak bisa hidup. Padahal anak tersebut memiliki bakat yang luarbiasa di bidan g olahraga atau bidang yang lain.

Tidak banyak orang yang selalu memandang suatu hal dari sisi baiknya meskipun sekecil apapun peluang kebaikan itu untuk di terima. Analogi yang paling menarik buat saya adalah ketika ada sebuah apel berlubang berdiameter kecil karena di makan ulat orang cenderung langsung membuang apel itu dan menganggap apel tersebut sudah busuk semua dan tidak mungkin untuk diselamatkan dan di makan lagi. Padahal kalau kita mau sedikit jeli dan tidak egois masih banyak sisi baik dari apel tersebut yang bisa kita selamatkan untuk di makan dan menjadi beguna buat kita. Begitu pulalah pandangan kebanyakan orang di zaman sekarang ini,kurang bisa melihat dan memandang suatu hal dari sisi positif pada setiap kejadian layaknya buat apel tersebut. Seseorang yang pernah melakukan kesalahan di anggapnya sudah tidak mungkin lagi untuk jadi orang berguna, ketika pernah di sakiti seseorang mereka menanamkan dalam-dalam bahwa tidak ada maaf dan pekuang bagi dia dan seterusnya dan seterusnya.

Berilah pujian pada orang lain sekecil apapun yang dia dapatkan dan telah dia lakukan, Karena pujian tersebut akan menambah semangat dan motivasi baginya untuk menunjukan yang lebih baik.

Janganlah membenci seseorang jika sisi yang dia miliki menjadikan dia tidak pantas untuk kita benci.

Lakukan hal tersebut jika memang hal tersebut benar-benar potensi yang besar yang ada dalam dirimu. Janganlah pernah takut untuk menjadi orang yang berbeda di tengah-tengah kehomogenan.

Dengarkanlah dan lihatlah apa yang orang lain mau, jangan hanya memaksakan apa yang kau inginkan.

Salam Hangat Selalu
Somen