Laman

Tuesday, 16 November 2010

Sudahkah Aku Berubah...!!!


Apakah benar kita sudah berubah? Apa tanda-tandanya? Jika benar kita sudah melakukan perubahan, biasanya kita akan mengalami situasi yang tidak nyaman. Karena setiap perubahan pasti menuntut kita keluar dari zona kenyamanan (comfort zone). Itulah sebabnya tidak banyak orang yang benar-benar menyukai perubahan. Sebab untuk berubah ke arah yang lebih baik, biasanya memang tidak gratis dan memang tidak nyaman. Ada 'harga' yang harus kita bayar! Entah itu pengendalian sikap kita, pengorbanan waktu kita, fokus pikiran kita, bahkan terkadang bisa jadi terimbas juga pada keluarga kita.

Berubah berarti keluar dari kebiasaan-kebiasaan lama, membentuk kebiasaan-kebiasaan baru. Berhenti bekerja dengan cara-cara lama (yang biasanya sudah rutinitas), lalu terpaksa belajar lagi untuk bisa bekerja dengan cara-cara baru (tentu saja ini tidak terlalu nyaman). Akan tetapi, siapapun yang mau melakukannya, dan bersedia untuk keluar dari zona kenyamanannya, insyaAllah 99,9% pasti akan berhasil melaluinya. Sedang mereka yang masih dikuasai bisikan untuk menentang perubahan, dengan tetap mempertahankan kebiasaan-kebiasaan lama pasti akan tergilas, tertinggal, dan gagal.

Untuk mendapatkan hasil yang berbeda, lakukanlah dengan cara yang berbeda. Untuk mengubah nasib ya berubahlah. Kalau kita tidak mau mengubah arah, kita akan berakhir di tempat yang sama. Begitu seterusnya dan seterusnya kita hanya akan mengalami kebosanan yang memuncak sampai akhirnya kita mencapai titik stagnasi dalam kehidupan kita.

Memang yang paling sulit adalah mengubah sikap atau attitude kita. Betapa tidak, selama ini kita sangat suka dan nyaman dengan sikap itu. Lalu tiba-tiba kita harus mengubah sikap-sikap yang biasanya kita suka itu menjadi sikap-sikap baru! Kalau selama ini kita tergolong orang yang senang dilayani, tentu tidak mudah untuk segera berubah menjadi manusia baru: suka melayani. Kalau kita terbiasa tidur sampai matahari terbit, tentu tidak mudah untuk bangun shalat malam. Kalau biasanya kita begitu mudah tersinggung bahkan naik pitam, tentu sedikit lebih sulit untuk menjadi lebih sabar. Kalau kita takut melakukan sesuatu yang baru, tentu sulit untuk segera memulainya, sehingga selalu saja ada ribuan alasan untuk terus menundanya.

Berubahlah. Tinggalkan zona kenyamanan. Memang akan ada tekanan dari berbagai arah. Ada banyak pergolakan batin. Ada banyak keluhan atas berbagai kesulitan. Akan banyak gejolak emosi yang menghimpit. Tapi itu adalah sebuah keniscayaan. Suatu jalan yang mau tidak mau terpaksa harus kita tempuh. Itulah sebuah pertanda jalan yang kita tempuh memang benar. Tidak mudah memang. Tetapi teruslah berjalan....berjalan menuju kea rah kebaikan. Karena alam sekitar kita mengajari kita untuk terus dan selalu berubah, lihatlah tubuh kita yang dulunya kecil tidak bisa apa-apa dan selalu di layani orangtua kita sekarang tumbuh makin besar dan dengan pola piker yang besar, lihatlah tumbuhan yang semakin menjulang tinggi dan membesarkan batangnya dan memperbanyak rantingnya tetapi tidak lupa untuk memperkokoh akarnya agar mampu untuk berdiri tegak, lihatlah burung-burung, dan banyak makluk hidup lainya. Tentunya dalam proses pertumbuhan ‘Go a head’ tidaklah mudah dan akan mengalami suatu yang amat sangat sulit kita terima pada pick point tertentu, di mana kita mengalami masa transisi, apakah transisi kea rah kebaikan atau keburukan. Don’t be afraid moving to the next step in your life cause everything gone be okay If we have big confidence, tough, believe and sure we con do it….!!!