Laman

Friday, 6 August 2010

Selenium Kurangi Resiko Depresi Paska Persalinan

Depresi Paska Persalinan (PPD) mempengaruhi sekitar 10 persen ibu setelah masa persalinan.
Dari perspektif nutrisi, hal-hal yang diketahui dapat melindungi diri dari PPD di antaranya adalah lemak omega-3, yang banyak ditemukan pada lemak ikan, termasuk ikan salmon, trout, mackerel, dan ikan haring. Penelitian ini dilakukan oleh University of Cincinnati College of Medicine dan diterbitkan di Jurnal Psychiatric Research edisi Maret 2009.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Jurnal Maternal-Fetal and Neonatal Medicine edisi 8 Juni, mengemukakan bahwa agen nutrisi lain yang berpotensi membantu mencegah PPD adalah selenium.
Dalam studi tersebut, sebanyak 166 ibu pada awal kehamilan, diberikan suplemen selenium (100 mikrogram per hari) atau placebo, mulai sekitar trisemester pertama kehamilan hingga kelahiran. Gejala depresi dinilai selama delapan minggu setelah kelahiran.
Para ibu yang mendapatkan suplemen selenium, tingkat nutrisinya meningkat (dibandingkan dengan ibu hamil yang mendapatkan placebo, tingkat nutrisi mereka tidak naik). Dibandingkan dengan ibu hamil yang menggunakan placebo, peringkat depresi (sebagaimana ditentukan Skala Depresi pasca kelahiran Edinburgh) juga mengalami penurunan secara signifikan pada ibu hamil yang mengonsumsi selenium.
Para penulis studi menyimpulkan, “Penemuan ini menunjukkan bahwa suplementasi dengan selenium selama kehamilan mungkin merupakan pendekatan yang efektif untuk mencegah depresi pasca-persalinan.”
Perlu disebutkan bahwa selenium hanya salah satu dari berbagai macam nutrisi yang mungkin, jika dilakukan selama masa kehamilan, memiliki manfaat bagi ibu dan bayinya. (Dr. John Briffa/The Epoch Times/feb)
Dr. John Briffa adalah dokter di London dan penulis di bidang nutrisi dan pengobatan alami. Situsnya adalah Drbriffa.com