Laman

Rabu, 10 Oktober 2012

Meski Kotor Lebih Mulia Dari Meminta-Minta

Dinginnya angin malam di kala fajar sadiq menyapa begitu segar dan menyejukan hati serta menentramkan jiwa di setiap insan yang tergugah hatinya untuk bangun dan melangkahkan kaki menuju rumah Allah untuk sejenak bermunajat dan berkomunikasi dengan Rabb pecipta alam semesta. Di kala para Ibu dan beberapa wanita yang lain masih enak dan asik dengan tidurnya serta beberapa ibu-ibu ada yang sudah ribut memasak untuk suami dan anak-anaknya, namun, tidak untuk Ibu paruh baya yang satu ini. Sekali lagi hati dan jiwa ini bener-bener di buat tertegun dengan rutinitas Ibu paruh baya yang hampir selalu aku jumpai di kala aku melangkah menuju panggilan Adzan yang begitu nyaring.

Di kala ibu-ibu PKK yang lain asik bercengkarama dengan peralatan dapur beliau Si Ibu paruh baya tersebut asik dengan rutinitasnya dengan di temani peralatan tempurnya tiap hari. TIdak logis memang jika di pandang seorang wanita paruh baya harus di temani peralatan tempur seperti itu. Mau tau gak apa rutinitas dan peralatan perang si Ibu paruh baya itu?? taukah para sobat catatan kang somen yang saya cintai karena Allah, si Ibu dengan semangat memanggul tas yang terbuat dari karung besar dengan modifikasi penguat layaknya tong sampah yang besar di punggungnya. Di tangan kirinya memegang tas karung yang tidak kalah besar serta tangan kanan dengan besi kecil untuk memilah-milah sampah di setiap tong atau keranjang sampah yang berada di tiap depan tumah di perumahan tempat aku berteduh saat ini. Yupz... kerjaan Ibu yang sangat meulia tersebut adalah tukang pungut sampah di perumahan di tempat tinggal aku yang baru.

Selasa, 31 Juli 2012

Pengakuan 7 Tokoh Dunia Terhadap Nabi Muhammad

Orang yang cerdas dan bisa berfikir jernih pasti akan tersadar dan mengakui bahwa Islam adalah luar biasa dan Nabi besar Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam sebaik-baik panutan dan setiap apa yang keluar dari lisannya adalah benar dan tidak di ikuti hawa nafsu serta setiap perbuatannya adalah sebaik-baik contoh. Berikut pengakuan dari beberapa tokoh besar di dunia dalam tulisan buku-bukunya:

1. Mahatma Gandhi

Mahatma Gandhi adalah tokoh kemerdekaan India dari Inggris dengan gerakan anti kekerasan. Pergerakannya ini memberikan insipirasi kepada rakyat di koloni-koloni lain untuk memperjuangkan kemerdekaannya. Karena ajaran Gandhi tentang 'ahimsa' (non-kekerasan), Inggris dan India melaksanakan pengalihan kekuasaan secara paling bersahabat dari si penjajah kepada yang terjajah dalam sejarah.

Tentang Muhammad SAW, Gandhi berujar:

“Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia. Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (buku biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung."

2. Michael H Hart

Michael H Hart adalah seorang guru besar astronomi dan fisika perguruan tinggi di Maryland, Amerika Serikat. Pada tahun 1978, pria kelahiran 28 April 1932 ini menulis buku berjudul 'The 100'. Buku ini memuat 100 tokoh yang memiliki pengaruh terkuat dalam sejarah manusia. Konsep buku ini secara luas banyak ditiru. Dalam buku ini, Hart menempatkan Muhammad di peringkat pertama daftar '100 Tokoh yang Berpengaruh di Dunia'.

Senin, 25 Juni 2012

Tuhan Berikan kasih Sayang Lebih Untuk Bunda-ku

Beberapa hari yang lalu tangan ini tergerak untuk membuka salah satu sosmed yang sangat di gandrungi kalayak ramai mulai dari yang muda, anak-anak, orang tua dan hampir segala lini lapisan masyarakat menyukainya. Yupz TWITTER namanya, sebuah time line yang sangat menarik yang di ulas oleh salah satu inspirator muda yang memiliki semangat untuk membawa perubahan untuk menjadikan islam berjaya kembali. Felix Siauw seorang mualaf yang sangat gigih menyamapaikan kebenaran dan mengajak kebaikan. Tema yang di angkat saat itu adalah tentang IBU, ya dimana sering kita anak muda masa kini yang balelo alias berontak dengan segala nasehat dan arahan-arahan dari sang Ibu.

Dengan enteng mereka berkata, ah.. si ibu ma gak gauuull gitoeuh.. ini zaman modern ma jadi mama ga usah terlalu membatasi gua harus ini itu, pakai acara harus pakai jilbab gak boleh ini itu. Ntar aku kan ga punya temen bisa-bisa and temen-temen bisa bilang kalau dua ini anak kuper alias kampungan... tenang aja maa... paaa.. gua udah gede udah bisa mengatur dan menentukan jalan hidup gua sendiri. Mama tinggal dukung and doakan aja yang terbaik buat gua. Dan masih banyak susunan kata yang seolah-olah gak butuh dengan yang namanya aturan sang Bunda.

Sobat sekalian renungkan bait-bait kata berikut, semoga kita bisa bergetar dan tergerak untuk semakin sadar betapa apa yang Bunda nasehatkan untuk kita adalah super sekali. Dan ketika Bunda kita yang harus butuh bimbingan dari kita nasehatkan dengan penuh kelembutan, Insyaallah semuanya akan berubah pelan-pelan.

Sabtu, 09 Juni 2012

Aku Mengenalnya Saat di Pelaminan

Desiran angin malam itu begitu dingin, rangkaian gerbong besi seperti ular besi berjalan mengantarkanku pulang menuju surabaya untuk meninggalkan sejenak hingar bingar penuh kesesakan kota Jakarta. Kereta executive class melaju dengan mulus tidak mengenal yang namanya macet *ya gimana mau macet lha wong jalannya punya dia sendiri heeee..*

Malam itu moment yang gak pernah bisa aku lupakan, cerita Ibu itu selalu terngiang karena begitu kagum dan takjubnya batin ini akan kisah beliau seorang Ibu yang luar biasa kisah hidupnya. Awalnya aku hanya duduk terdiam membisu disamping beliau, Ibu-ibu yang sudah berumur bawa barang bawaan yang cukup banyak melakukan perjalanan jauh sendirian?! pikiranku melambung dan bertanya-tanya, anaknya kok tega ya?? Suaminya gimana sih?? Ntar kalau ada apa-apa di jalan gimna? gmn?? gmn?? gmn??, Namun, semua pertanyaan itu aku tepiskan agar otak-ku ini tidak keracuanan untuk berpikiran negatife pada orang lain.

Perlahan dengan di hiasi dengkuran penumpang lain yang asik menikmati tidurnya aku ajak Si Ibu ngobrol. Awalnya say hello tanya dari mana?? mau ke mana?? aslinya mana?? Lama-lama si Ibu bercerita tentang pengalaman hidupnya yang keren abis menurut saya. Si Ibu ini ternyata anaknya pada sukses meski beliau bukan dari golongan orang kaya. Namun, bukan itu yang bikin aku terkagum. Terus yang mana lho men?? Yupz.. cerita perihal awal mula beliau merajut rumah tangga dan menjalani hari-harinya bersama suaminya yang keren dan sampai bisa men-sekolahkan anaknya dan sampai menikahkan anaknya.

Minggu, 29 April 2012

Bukan Aku Atau Dia Namun Kita


Tidak sedikit kita jumpai dua insan yang saling mencintai namun cintanya harus kandas ditengah jalan. Dan banyak juga kita jumpai yang hubungannya begitu langgeng dan terasa menyenangkan ketika dipandang dari sisi luar dan kadang melambungkan angan kita betapa ingin menjalani suatu hubungan seperti mereka. Setiap orang pasti menginginkan selalu bersama dengan orang yang disayangi sampai akhir hayat memisahkan. Kedengaranya sangat asik dan menyenangkan jika cita-cita yang mulia ini dapat terwujud.

Hal yang membayangi pikiran ini saat ini adalah bagaimana ya caranya agar bisa mewujudkan cita-cita tersebut. Tidak mudah memang tapi menilik banyak yang berhasil juga kan daripada yang gagal. Dari beberapa hal yang coba aku gali dan dapat dari mereka dan dari literatur yang aku baca baik dari sisi agama maupun dari non agama ada beberapa prinsip yang harus kita tanamkan pada pribadi kita masing-masing agar perjuangan cinta kita tidak terhenti ditengah lautan yang luas. Sehingga kita mau kembali juga jauh mau terus kok ya jauh kan gak enak tentunya. Terombang ambing di tengah lautan yang luas bisa-bisa bikin galau bombai kalu pinjem istilahnya anak Gaul jaman sekarang.

Selasa, 10 April 2012

Sahabatku GL75'ers Pada Bertebaran

Temen-temen sekalian masihkah ingat rumah derita kita?? hehee.. agak lebay rumah derita, Ya emang kosan kita dulu kan parah banget to?? tapi anehnya kita kerasan banget untuk tetap bertahan di situ sampai lulus. Bayangin coba, nyamuknya gede-gede dan kita sangat baik hati untuk ikut serta menyubangkan darah tiap malam demi kemakmuran mereka..hahaa.. :D
(Meski suasana gak nyaman tapi tetep belajar padahal pura-pura doank..wkwkwkkk... )

(Meski Sempit dan panas tidurpun terasa pulas sambil antri tanding Dota dan RA)
Ehm.... meski bagitu kebersamaan suasana GL75'ers benar-benar tak terlupakan. Dan saat-saat seperti inilah yang selalu kita rindukan kawan karena sekarang kalian sudah berterbagnan di mana-mana demi secercah cita-cita dan impian kita masing-masing. Dan seperti janji kita suatu saat berkumpul dengan kesuksesan masing-masing.. Amin... 3x
(Nampang di pantai kenjeran dari kiri Muhyin, Ekoes, Irawan, Somen, Miko, Yusa)
(Ada yang kelupaan mas-mas baju kuning namanya YZ)